BREAKING NEWS

Subuh Akbar Bersama Habib Umar Bin Hafidz, Polisi Perkuat Silahturahmi Dan Kerukunan Masyarakat

 


KILAS INFO — JAKARTA PUSAT. Kegiatan keagamaan bukan sekadar ruang untuk memperkukuh hubungan spiritual, tetapi juga menjadi wadah membina persaudaraan dan kebersamaan dalam masyarakat. Semangat inilah yang mewarnai kegiatan Subuh Akbar bersama Al-Habib Umar bin Hafidz pada Ahad (11/10/2026), yang turut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Dr. Adex Yudiswan dan Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Mirzal Maulana.

Kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya hubungan yang erat antara institusi keamanan, tokoh agama dan masyarakat. Hubungan yang dibina melalui silaturahmi dan komunikasi yang baik menjadi salah satu unsur penting dalam mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang aman, damai dan saling menghormati.

Silaturahmi sebagai asas membina kerukunan

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Mirzal Maulana menegaskan bahawa kegiatan keagamaan mempunyai peranan penting dalam memperkukuh kebersamaan serta membina hubungan antara kepolisian, tokoh agama dan masyarakat.

“Melalui kegiatan Subuh Akbar ini, kami berharap semangat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan semakin kuat. Sinergi seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga kerukunan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Mirzal.

Pesan tersebut menekankan bahawa pemeliharaan keamanan bukan hanya berkaitan dengan tindakan penguatkuasaan undang-undang. Hubungan sosial yang baik, komunikasi yang terbuka dan kepercayaan masyarakat juga merupakan unsur penting dalam menjaga ketenteraman.

Sinergi ulama, masyarakat dan kepolisian

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta memelihara keamanan dan ketertiban.

“Melalui kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan, kita berharap tercipta masyarakat yang rukun, damai, dan saling menghormati,” ujar Reynold.

Hubungan antara tokoh agama dan masyarakat mempunyai ruang tersendiri dalam membina kehidupan sosial. Pesan keagamaan yang menekankan persaudaraan, saling menghormati dan kepedulian dapat menjadi asas dialog serta mengukuhkan hubungan sesama anggota masyarakat.

Bagi kepolisian, komunikasi yang berterusan dengan tokoh agama dan komuniti setempat juga dapat menyokong pendekatan pencegahan, khususnya dalam mengenal pasti persoalan sosial dan memelihara suasana yang kondusif.

Keamanan bermula daripada kebersamaan

Kehadiran jajaran Polres Metro Jakarta Pusat dalam Subuh Akbar ini menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat. Namun, nilai sebuah kegiatan seperti ini tidak hanya terletak pada kehadiran para pemimpin atau pegawai, tetapi juga pada bagaimana semangat kebersamaan diteruskan dalam kehidupan seharian.

Kerukunan memerlukan usaha yang berterusan: menghormati perbezaan, membina komunikasi, mengelakkan prasangka dan menyelesaikan persoalan secara damai. Dalam konteks tersebut, hubungan yang baik antara kepolisian, ulama dan masyarakat boleh menjadi salah satu sokongan kepada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

KILAS INFO INSIGHT

Subuh Akbar bersama Al-Habib Umar bin Hafidz membawa mesej tentang pentingnya persaudaraan dan kerukunan sebagai sebahagian daripada kehidupan bermasyarakat.

Keamanan yang berkelanjutan bukan hanya bergantung pada penguatkuasaan, tetapi turut memerlukan kepercayaan, komunikasi dan kebersamaan antara kepolisian, tokoh agama dan masyarakat. Silaturahmi menjadi bermakna apabila nilai-nilai yang disampaikan dalam majlis keagamaan diterjemahkan kepada sikap saling menghormati dan tindakan nyata dalam kehidupan seharian.

  • Sumber: Humas Polres Metro Jakarta Pusat

KILAS INFO
Berita • Analisis • Insight
Membaca Arah Langit, Memahami Masa Depan.