Korban KLM Nurul Salsa Diduga Terbawa Arus ke Gusung Lilikang dan Banawaya, SAR Diminta Perluas Pencarian
Font Terkecil
Font Terbesar
KILAS INFO ■ SELAYAR —Korban yang masih hilang dalam tragedi tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa di perairan sekitar 10 mil dari Pulau Sani-Sani, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, diduga berpotensi terbawa arus laut hingga ke kawasan Pulau Gusung Lilikang dan Pulau Banawaya, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep.
Dugaan tersebut disampaikan Kepala Dusun Desa Polassi, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Patongai, berdasarkan karakter arus laut, arah angin, serta gelombang di lokasi tenggelamnya kapal.
Menurut Andi, perkiraan tersebut tidak hanya mengacu pada kondisi oseanografi, tetapi juga pengalaman dari sejumlah operasi pencarian korban kecelakaan laut yang pernah terjadi di wilayah tersebut.
"Beberapa kejadian kecelakaan laut sebelumnya menunjukkan korban yang terbawa arus akhirnya ditemukan di kawasan itu," ujarnya.
Pulau Gusung Lilikang merupakan pulau tak berpenghuni seluas sekitar 1,59 hektare yang berada di wilayah Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep. Sementara Pulau Banawaya juga merupakan pulau tak berpenghuni dengan luas sekitar 2,55 kilometer persegi di kecamatan yang sama.
Informasi tersebut, kata Andi, diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Tim SAR Gabungan untuk memperluas area pencarian dengan memprioritaskan penyisiran di sekitar Pulau Gusung Lilikang, Pulau Banawaya, serta jalur arus yang mengarah ke kedua pulau tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Andi Patongai di hadapan Komandan Pos (Danpos) SAR Selayar, Ronaldhi G.K.M., bersama unsur Tim SAR Gabungan yang saat ini masih melaksanakan operasi pencarian, evakuasi, dan penyelamatan korban KLM Nurul Salsa.
Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 25 orang masih dinyatakan hilang berdasarkan manifes kapal serta laporan kehilangan dari pihak keluarga, yakni:
Cia
Bau Intang (50)
Sahrul Amin (53)
Madang (50)
Andi Januari (12)
Maridaeng (60)
Umar (80)
Naura (13)
Nurhayati (45)
Malida (31)
Hasbi (41)
Hasriani (18)
Naila (19)
Jusriawati (29)
Jaenuddin
Nurmiati
Jasmal
Musliana
Hasliana
Basrum
Hariati alias Bolong (44)
Nusrianti
Yusriyanti
Nasrawati
Sry Ardita
Sampai berita ini diterbitkan, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian dengan menyisir lokasi tenggelamnya kapal serta wilayah yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban berdasarkan arah arus laut dan perkembangan kondisi cuaca di perairan Selayar, Flores, hingga Pangkep. (fad)
